Beranda » Artikel » Kesaktian Pancasila dan Ketahanan Bangsa dari Narkoba

Senin, 02 Oktober 2017 - 14:49:31 WIB

Kesaktian Pancasila dan Ketahanan Bangsa dari Narkoba

Kekayaan negara Indonesia memang tidak ternilai harganya. Berbagai macam aneka ragam budaya menjadikan Indonesia kaya akan seni dan adat istiadat yang berbeda disetiap penjurunya. Keberagamana tersebut disatukan dalam Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila sebagai ideologi negara. Nilai-nilai yang terkandung pada Panacasila dapat menjadi acuan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan Indonesia yang diimpikan dan diharapkan, yaitu negara bebas dari korupsi bahkan narkoba yang secara perlahan membunuh kita maupun negara.

            Miris ketika melihat para oknum yang merugikan negara baik secara finansial maupun diri sendiri dengan menggunakan berbagai macam obat-obatan terlarang. Generasi muda maupun kalangan berusia yang menjadi harapan bangsa untuk membangun negara banyak terjerat kasus narkoba. Harapan akan semangat yang membara demi menjaga negara mulai sirna seiring dengan maraknya peredaran dan pemakaian narkoba.

            Maraknya peredaran bahkan produksi narkoba di Indonesia sekiranya dapat menjadi perhatian bagi seluruh kalangan masyarakat. Seperti yang kita ketahui, berhasilnya ditangkap pemasok sabu kurang lebih sebanyak 1 (satu) ton di Anyer, memberikan gambaran bahwa Indonesia menjadi salah satu negara sasaran yang begitu empuk untuk melakukan peredaran. Hal tersebut dapat kita cegah secara bersama dengan memperhatikan lingkungan sekitar dan bekerjasa sama dengan instansi pemberantasan narkoba.

            Tidak hanya itu saja, kasus yang pernah terjadi dibeberapa daerah seperti Bogor begitu memprihatinkan. Kalangan remaja yang diduga mengkonsumsi narkoba telah melunturkan harapan bangsa akan generasi muda yang bebas dari narkoba. Masa muda yang seharusnya diisi berbagai prestasi dengan mengeksplor diri dengan kreatifitas dan inovasi-inovasi untuk membangun bangsa namun dimusnahkan begitu saja. Kurangnya perhatian dan pengawasan yang diberikan lingkungan sekitar menjadi salah satu faktor yang dapat menjerumuskan generasi muda terjerat kasus narkoba. Peran orang tua dalam hal ini sangatlah penting untuk mengawasi lingkungan pergaulan sang anak. Tapi lucunya, alih-alih mengawasi sang anak para orang tua justru yang memberikan contoh kepada generasi penerus bangsa dengan mengkonsumsi narkoba.

            Banyaknya faktor yang mempengaruhi seseorang terjerat dalam lingkaran kegelapan narkoba menuntut kita untuk lebih berhati-hati dan waspada. Kurangnya pemahaman dan penjiwaan akan Pancasila yang menjadi tonggak kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia juga termasuk pada salah satu penyebab terjerumusnya seseorang untuk mengkonsumsi narkoba. Pemahaman secara mendalam akan nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila seharusnya dapat menjadikan kita sebagai anak bangsa yang dapat meberikan kehidupan bernegara yang sehat dan bersih dari narkoba

            Dengan bersama-sama memahami betapa berharganya diri sendiri tanpa narkoba, menanamkan dan memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dapat mendorong kita secara bersama-sama untuk memerangi para penjahat yang ingin merusak kehidupan generasi belia negara kita. Menolak untuk mengkonsumi dan ikut mengawasi lingkungan sekitar juga sebagai wujud nyata cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila yang juga merupakan landasan Ketahanan Nasional Indonesia dengan segala kebenaran serta keyakinannya akan pemersatu bangsa hendaklah menjadi acuan untuk membangun bangsa dengan daya saing yang tinggi akan perkembangan dan prestasi. Mari tingkatkan ketahanan nasional bangsa Indoesia dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Bangun bangsa dengan hal positif demi keutuhan bangsa dan kehidupan aman, tentram , maju dan berdaya saing dengan berpegang Pancasila (Nelvi).


Belum Ada Komentar


Isi Komentar










pencarian

member

agenda

sosial media


link